Meriah, Perayaan Natal Perguruan PIUS Cilacap

Perguruan Pius Cilacap menggelar perayaan Natal bersama secara meriah di Gedung Pemuda Bercahaya, Senin (7/1).

Perayaan Natal dengan tema “ Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita” ini diikuti sebanyak 1.200 orang mulai dari siswa dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Manengah Pertama (SMP), guru, dan orangtua wali murid.

Dalam perayaan ini dimeriahkan dengan berbagai tarian, dance dari siswa TK dan SD Pius. Dan sebagai puncak acara ada pertunjukan drama yang di persembahakan murid murid SMP Pius yang menceritakan kelahiran Yesus.

Ketua Panitia Perayaan Natal Perguruan Pius, Thomas Sutasman mengatakan bahwa perayaan Natal merupakan jembatan. Yesus yang lahir ke dunia menjadi jembatan agar kasih Allah Bapa mudah dipahami oleh manusia. Sehingga manusia bisa merasakan dan membagikan kasih Allah dalam keluarga dan sesama.

“Dengan demikian, tercipta suasana damai dan sukacita di masyarakat. Sehingga kabar bohong yang marak sekarang ini bisa dicegah.” Katanya

Bukan hanya itu saja, kegiatan ini memberikan wahana untuk menunjukkan  dan mengembangkan talenta, bakat, dan minat siswa untuk ditampilkan dalam perayaan Natal.

“Banyaknya siswa yang tampil dalam acara bisa membangun kepercayaan diri siswa akan talentanya dan menjadi hiburan bagi yang lain.” Tambahnya

Thomas berharap dengan kegiatan Natal diharapkan suasana damai dan sukacita  terus menjadi semangat dan pegangan dalam hidup keseharian siswa, guru, dan orang tua.

“Dan siswa siswi dalam perkembangan diri, semakin besar , semakin bertambah  pula hikmatnya.” Pungkasnya.

Sementara itu Petrus Bono Krisdiyanto selaku penanggung jawab drama yang di perankan sekitar 150 siswa dari SMP Pius Cilacap, menceritakan bahwa drama yang di pentaskan sebagai kabar gembira dengan datangnya Yesus Kristus yang akan menyelamatkan dunia di tengah kesombongan dan ketidaksetiaan yang merajalela di dalam kehidupan sekarang ini.

“Dengan datangnya Yesus Kristus yang akan menyelamatkan dunia, yang akan menyebarkan kasih kepada manusia sebanyak-banyaknya, tanpa batas, tanpa syarat dan apa adanya, menebus dosa manusia dengan di salib.” Katanya.

Sebelumnya dalam perayaan Natal Perguruan Pius melakuakan aksi bakti sosial dengan pembagian lebih dari 450 paket sembako yang terdiri dari beras, minyak, mie instan, dan gula pasir kepada tukang becak dan masyarakat sekitar sekolah. Dilaksanakan 14 Desember 2018 lalu.

 

 

 

News Reporter
Hobby main game terutama Football Manager dan sudah 3 tahun ini bergabung di Thomson Radio Network. Salam Damai - Biarkan Alam Semesta Yang Membungkus Sebuah Cita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *